Semua manusia akan mempunyai banyak dosa, tidak ada satu pun orang yang tidak punya dosa. dosa banyak yang pernah dilakukan oleh manusia ada dosa kepada kedua Orang Tua, dosa kepada Saudara, dosa kepada Sepupu dan dosa kepada Teman atau orang yang lebih tua. Saya pernah melalukan tindakan yang membuat diriku dosa yaitu membantah kedua Orang Tuaku. aku tidak pernah sadar atas dosa-dosaku kepada orang tua aku terus-menerus hingga remaja membantah nasehat orang tuaku. kejadian yang sering aku bantah nasehat dari orang tuaku saat aku sedang menonton TV dan waktu itu aku sedang Ujian Kenaikan Kelas (UKK) tetapi aku tidak mau belajar karena aku seorang pemalas, bodoh dan durhaka. Ibuku menyuruhku untuk belajar agar aku bisa menegerjakan soal Ujian hari senin tetapi aku hanya bisa membantahnya karna aku tidak suka di atur oleh siapa pun. di sekolah aku mendapatkan informasi bahwa sekolah akan mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan harus
memakai busana muslim hari sabtu. pada acara itu aku hadir dengan
teman-temanku disitu mengadakan solat bersama dan menyembelih kambing kurban untuk di bagi ke orang yang miskin atau ke tetangga terdekat. Saat
setelah solat bersama semua siswa di ceritakan kisah tentang Nabi Muhammad SAW
dahulu oleh KEPSEK di sekolahku (SDN Pagentan 2). Setelah menceritakan kisah
Nabi Muhammad KEPSEK menceritakan kisah
kedua orang tua.
Bahwa anak yang per nah durhaka pada orang tua maka di
akhirat ia tidak akan senang ia akan masuk ke Neraka yang berupa api panas.
Seorag anak harus menuruti nasehat orang tua jangan engkau bantah kelak kau
akan dapat balasannya di dunia maupun akhirat.
Bahkan Allah juga tidak akan mengapuni dosa anak itu. dulu ada kisah
tentang anak yang sangat durhaka sekali kepada orang tuanya. Saat Ibunya
membaca Al-Qur’an seorang anak datang menghanpirinya ia berkata pada ibunya
“jangan kau baca Al-Qur’an itu, berhentilah membaca Al-Qur’an, itu membuatku
benci” lalu sang Ibu tidak akan berhenti membaca Al-Qur’an itu ibu tetap
terus-menerus membaca Al-Qur’an itu . lalu sang anak menghampiri ibunya lagi
dan berteriak pada Ibunya “hey, kau dengar aku? Jangan baca kitab itu. Kitab
itu benar-benar membuatku muak. Berhentilah membacanya, aku benci dengan kitab
itu bodoh!” sang Ibu tidak akan menuruti perkataan anak itu dan ibu tetap
membaca kitab itu. Lalu sang anak merebut Al-Qur’an dari tangan Ibunya dan
meleparnya ke lantai dan ia tendang
dengan kakinya lalu Sang Maha Kuasa marah dengan tindakannya dan Allah tidak
akan mengapuninnya Allah memberikan kutukan kepada anak itu menjadi Manusia
Tikus hingga sekarang. Anak itu terbaring di rumah sakit dan tidak akan berubah
ke semula. Nabi Muhammad SAW prnah
menjawab pertanyaan pamannya “siapa
orang tua yang terhormat?”Tanya paman Nabi, “Ibu” jawab Nabi, sang paman Nabi
bertanya hingga 3x dan Nabi Muhammad menjawab ‘Ibu’ 3x dan terakhir “siapa
orang tua yang terhormat?” “Ayah” jawab Nabi. Kenapa Ibu harus Ibu yang terlalu
banyak di jawab hingga 3x?
karena Ibu yang harus di hormati terlebih dahulu. Karena Ibu
telah mempertaruhkan nyawanya demi anaknya. Ibu yang melahirkanmu, Ibu menyusuimu
dari pagi hingga malam, Ibu memberi makanmu, Ibu menggendongmu, Ibu
menyayangimu. Dan apa harus kita balas? YA itu kata Ustazd. Apa kita balas
seperti ia lakukan? TIDAK kata ustazd. Mengapa? Ustazd berkata “apa kau harus
membalasnya sama persis dengan apa yang ia lakukan saat kau kecil? Menggendongnya,
menyusui, menyayanginya? Jika kau membalasnya sama seperti ia lakukan saat kau
kecil dari mana kau dapatkan susu yang sama persis dengan air susunya? Dan apa
kau kuat menggendonya? Dan apa kau akan menyuapnya makanan yang sama persis
dengan makanan yang ia berikan padamu saat kau keci? TIDAK, ‘kan. Kita hanya
membalasnya kasih sayang padanya kita tidak boleh durhaka kepadanya. Jika kau
punya salah cepatlah kau meminta maaf padanya sebelum terlambat. Ibumu tidak
akan marah padamu jika kau tidak berbuat salah padanya” kata Ustazd.
Dan aku sadar apa yang aku lakukan terhadap orang tuaku. Dan
aku segera bertaubat tidak akan lagi aku menjadi anak yang durhaka, bodoh dan
pemalas. Karena itu aku sadar hati sang Ibu menangis dan kesusahan. Aku
berjanji kepada Ibu, diriku dan Allah SWT tidak akan ku perbuat lagi
kesalahanku.
Follow twitter -> https://twitter.com/almirarahma99
Follow twitter -> https://twitter.com/almirarahma99



0 komentar:
Posting Komentar